Seputar Kata dan Kalimat Dalam Bahasa Arab

64585_177776442346077_1874843271_n

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, bahasa arab sangat penting bagi kita. Karena bahasa arab adalah bahasa al-Qur’an dan as-Sunnah. Bahasa arab adalah bahasa yang kita gunakan di dalam doa dan dzikir kita. Oleh sebab itu sangat besar manfaat dari mempelajarinya.

Dalam kesempatan ini insya Allah, kami akan berbagi pengetahuan mengenai dasar-dasar ilmu bahasa arab yang pernah kami pelajari. Semoga bermanfaat bagi kita.

Kata dan Kalimat

Di dalam bahasa arab istilah kata disebut dengan al-Kalimah, sedangkan istilah kalimat disebut dengan al-Jumlah atau al-Kalam. Kalimat sempurna disebut dengan istilah al-Jumlah al-Mufidah. Adapun kata/al-Kalimah dalam bahasa arab dibagi menjadi tiga:

  1. Isim/kata benda
  2. Fi’il/kata kerja
  3. Harf/kata depan

Keadaan Akhir Kata

Ketiga macam kata tersebut -isim, fi’il, dan harf- apabila ditinjau dari keadaan akhirnya bisa dibagi menjadi dua:

  1. Mu’rob/akhirannya bisa berubah
  2. Mabni/akhirannya tetap

Isim terbagi menjadi isim yang mu’rob dan isim yang mabni. Fi’il terbagi menjadi fi’il yang mu’rob dan fi’il yang mabni. Adapun harf semuanya mabni; akhirannya tidak bisa berubah.

Mengenal I’rob

I’rob adalah perubahan keadaan akhir kata dikarenakan masuknya ‘amil [faktor perubah] yang mempengaruhinya. I’rob mencakup empat keadaan:

  1. Rofa’; tanda dasarnya berakhiran dhommah
  2. Nashob; tanda dasarnya berakhiran fat-hah
  3. Jer; tanda dasarnya berakhiran kasroh
  4. Jazem; tanda dasarnya berakhiran sukun

Berdasarkan hal ini, kata [isim atau fi’il] dibagi menjadi:

  1. Marfu’; jika keadaan akhirnya adalah rofa’ [misal; berakhiran dhommah]
  2. Manshub; jika keadaan akhirnya adalah nashob [misal; berakhiran fat-hah]
  3. Majrur; jika keadaan akhirnya adalah jer [misal; berakhiran kasroh]
  4. Majzum; jika keadaan akhirnya adalah jazem [misal; berakhiran sukun]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 36 other followers

Keutamaan Ilmu

Abu Hurairah dan Abu Dzar radhiyallahu’anhuma berkata, “Sebuah bab tentang ilmu yang kamu pelajari lebih kami cintai daripada seribu raka’at sholat sunnah.” (lihat Tajrid al-Ittiba’ fi Bayan Asbab Tafadhul al-A’mal, hal. 26 karya Dr. Ibrahim bin ‘Amir ar-Ruhaili hafizhahullah)

Pentingnya Ikhlas

Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu’anhu, beliau menceritakan bahwa dahulu ada seorang lelaki yang datang menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu dia bertanya, “Ada orang yang berperang untuk fanatisme kelompok, berperang untuk menunjukkan keberanian, dan berperang untuk mendapat pujian. Manakah diantara itu semua yang berada di jalan Allah?”. Maka beliau menjawab, “Barangsiapa yang berperang demi meninggikan kalimat Allah, maka itulah yang berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Keagungan Sabar

Sufyan bin ‘Uyainah rahimahullah berkata, “Tidaklah hamba mendapatkan karunia yang lebih utama daripada kesabaran. Karena dengan sebab kesabaran itulah mereka masuk ke dalam surga.” (lihat at-Tahdzib al-Maudhu’i li Hilyat al-Auliyaa’, hal. 459)
%d bloggers like this: