Kunci Jawaban Soal Ujian Bulan Ke-2 [Pemula]

wpid-kunci1

Program at-Taisir Kelas Pemula Angkatan Ke-1

Bahan Ujian: Pelajaran Ke-1 sampai Ke-8

Pertanyaan Singkat

  1. Apa perbedaan nahwu dengan shorof?
  2. Apa hukum mempelajari bahasa arab?
  3. Apa buah dari mempelajari ilmu nahwu?
  4. Apa yang dimaksud dengan istilah wazan?
  5. Apa beda antara fi’il tsulatsi dengan fi’il ruba’i?
  6. Dalam bahasa arab kata terbagi berapa? Sebutkan!
  7. Apa yang dimaksud dengan istilah mu’rob dan mabni?
  8. Apa bedanya antara fi’il madhi, fi’il mudhori’ dengan fi’il amr?
  9. Apa yang dimaksud dengan istilah al-Jumlah al-Mufidah?

Jawaban:

  1. Nahwu mempelajari keadaan akhir kata di dalam kalimat, sedangkan shorof mempelajari pembentukan kata sebelum dimasukkan ke dalam kalimat
  2. Wajib
  3. Menjaga dari kekeliruan dalam berbahasa arab dan untuk memahami al-Qur’an dan as-Sunnah
  4. Rumus atau pola kata di dalam bahasa arab
  5. Fi’il tsulatsi terdiri dari 3 huruf, ruba’i terdiri dari 4 huruf
  6. Tiga; isim, fi’il dan harf
  7. Mu’rob adalah keadaan akhir kata yang bisa berubah, mabni keadaan akhir kata yang tetap atau tidak bisa berubah
  8. Fi’il madhi kata kerja lampau, fi’il mudhori’ kata kerja sekarang atau akan datang, fi’il amr kata kerja perintah
  9. Suatu susunan lafal yang memberikan faidah makna yang sempurna dengan mengikuti aturan kaidah bahasa arab

Benar atau Salah [B/S]

  1. [S] Salah satu ciri fi’il adalah bisa diakhiri dengan kasroh
  2. [S] Salah satu ciri fi’il adalah bisa diakhiri dengan tanwin
  3. [S] Salah satu ciri isim adalah bisa diberi alif lam pada akhirnya
  4. [S] Salah satu ciri isim adalah bisa diakhiri dengan ta’ ta’nits sakinah
  5. [S] Isim nakiroh adalah kata kerja yang menunjukkan suatu yang belum tertentu
  6. [S] Isim mu’annats adalah kata kerja yang menunjukkan suatu yang berjenis perempuan
  7. [S] Fi’il ma’lum adalah fi’il yang tidak punya objek
  8. [S] Fi’il lazim adalah fi’il yang aktif/diketahui pelakunya
  9. [S] Huruf jar hanya masuk pada fi’il/kata kerja, sedangkan huruf penashob dan penjazem hanya masuk pada isim/kata benda saja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 36 other followers

Keutamaan Ilmu

Abu Hurairah dan Abu Dzar radhiyallahu’anhuma berkata, “Sebuah bab tentang ilmu yang kamu pelajari lebih kami cintai daripada seribu raka’at sholat sunnah.” (lihat Tajrid al-Ittiba’ fi Bayan Asbab Tafadhul al-A’mal, hal. 26 karya Dr. Ibrahim bin ‘Amir ar-Ruhaili hafizhahullah)

Pentingnya Ikhlas

Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu’anhu, beliau menceritakan bahwa dahulu ada seorang lelaki yang datang menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu dia bertanya, “Ada orang yang berperang untuk fanatisme kelompok, berperang untuk menunjukkan keberanian, dan berperang untuk mendapat pujian. Manakah diantara itu semua yang berada di jalan Allah?”. Maka beliau menjawab, “Barangsiapa yang berperang demi meninggikan kalimat Allah, maka itulah yang berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Keagungan Sabar

Sufyan bin ‘Uyainah rahimahullah berkata, “Tidaklah hamba mendapatkan karunia yang lebih utama daripada kesabaran. Karena dengan sebab kesabaran itulah mereka masuk ke dalam surga.” (lihat at-Tahdzib al-Maudhu’i li Hilyat al-Auliyaa’, hal. 459)
%d bloggers like this: