Pre Tes Ke-2 Belajar I’rob dan Terjemah

bk098

Bismillah.

Berikut ini kami sampaikan soal pre tes ke-2 untuk pelajaran i’rob dan latihan terjemah :

1. Sebutkan 4 macam kelompok isim yang harus dibaca marfu’/marfu’at!

2. Sebutkan 4 macam kelompok isim yang harus dibaca manshub/manshubat!

3. Apa perbedaan antara na’at dengan taukid?

4. Apa perbedaan antara maf’ul ma’ah dengan maf’ul li ajlih?

5. Apa perbedaan antara laamul amr dengan laamu kay?

Silahkan tulis jawaban di e-mail dan dikirimkan kepada kami di santritauhid@gmail.com

Jazakumullahu khairan.

1 Comment (+add yours?)

  1. Yusuf
    Apr 21, 2014 @ 02:52:26

    Alhamdulillah sudah saya kirim jawaban saya ke email.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 36 other followers

Keutamaan Ilmu

Abu Hurairah dan Abu Dzar radhiyallahu’anhuma berkata, “Sebuah bab tentang ilmu yang kamu pelajari lebih kami cintai daripada seribu raka’at sholat sunnah.” (lihat Tajrid al-Ittiba’ fi Bayan Asbab Tafadhul al-A’mal, hal. 26 karya Dr. Ibrahim bin ‘Amir ar-Ruhaili hafizhahullah)

Pentingnya Ikhlas

Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu’anhu, beliau menceritakan bahwa dahulu ada seorang lelaki yang datang menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu dia bertanya, “Ada orang yang berperang untuk fanatisme kelompok, berperang untuk menunjukkan keberanian, dan berperang untuk mendapat pujian. Manakah diantara itu semua yang berada di jalan Allah?”. Maka beliau menjawab, “Barangsiapa yang berperang demi meninggikan kalimat Allah, maka itulah yang berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Keagungan Sabar

Sufyan bin ‘Uyainah rahimahullah berkata, “Tidaklah hamba mendapatkan karunia yang lebih utama daripada kesabaran. Karena dengan sebab kesabaran itulah mereka masuk ke dalam surga.” (lihat at-Tahdzib al-Maudhu’i li Hilyat al-Auliyaa’, hal. 459)
%d bloggers like this: