Muroja’ah

main-329

Bismillah. Berikut ini adalah tautan/link menuju definisi dan pengertian mendasar yang harus dipahami dalam mempelajari ilmu kaidah bahasa arab [nahwu-shorof]. Semoga bermanfaat.

01. Definisi dan Contoh al-Kalam. silahkan buka di sini

02. Definisi dan Contoh Isim. silahkan buka di sini

03. Definisi dan Contoh Fi’il. silahkan buka di sini

04. Definisi dan Contoh Harf. silahkan buka di sini

05. Definisi dan Contoh I’rob. silahkan buka di sini

06. Definisi dan Contoh Bina’. silahkan buka di sini

07. Definisi dan Contoh I’rob Rofa’. silahkan buka di sini

08. Definisi dan Contoh I’rob Nashob. silahkan buka di sini

09. Definisi dan Contoh I’rob Jer. silahkan buka di sini

10. Definisi dan Contoh I’rob Jazem. silahkan buka di sini

11. Definisi dan Contoh Fi’il Madhi. silahkan buka di sini

12. Definisi dan Contoh Fi’il Mudhori’. silahkan buka di sini

1 Comment (+add yours?)

  1. Trackback: murojaah | whakkanghugi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 36 other followers

Keutamaan Ilmu

Abu Hurairah dan Abu Dzar radhiyallahu’anhuma berkata, “Sebuah bab tentang ilmu yang kamu pelajari lebih kami cintai daripada seribu raka’at sholat sunnah.” (lihat Tajrid al-Ittiba’ fi Bayan Asbab Tafadhul al-A’mal, hal. 26 karya Dr. Ibrahim bin ‘Amir ar-Ruhaili hafizhahullah)

Pentingnya Ikhlas

Dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu’anhu, beliau menceritakan bahwa dahulu ada seorang lelaki yang datang menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu dia bertanya, “Ada orang yang berperang untuk fanatisme kelompok, berperang untuk menunjukkan keberanian, dan berperang untuk mendapat pujian. Manakah diantara itu semua yang berada di jalan Allah?”. Maka beliau menjawab, “Barangsiapa yang berperang demi meninggikan kalimat Allah, maka itulah yang berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Keagungan Sabar

Sufyan bin ‘Uyainah rahimahullah berkata, “Tidaklah hamba mendapatkan karunia yang lebih utama daripada kesabaran. Karena dengan sebab kesabaran itulah mereka masuk ke dalam surga.” (lihat at-Tahdzib al-Maudhu’i li Hilyat al-Auliyaa’, hal. 459)
%d bloggers like this: